Di suatu pagi yang lumayan mendung, turun deh si Jarum-Jarum Basah khas Awan Cumulonimbus alias HUJAN BADAI. Auman petir membangunkan Fanny, seorang gadis manis dari lamunan tentang kakaknya.
"Lyss, Lyss, kamu dimanaaa!'' aum Fanny gemas. Alyssa, kakaknya Fanny, menghilang secara misterius dari Negeri Entah Dimana Letaknya Yang Jelas Deket Banget Sama Rumah Aku Gitu Deh(NEDLYJDBSRAGD). SIngkat nya Negeri NEDLY aja(biar kereeen).
"Fannyyy!'' teriak sahabat dekatnya yang lagi nginep sebulan di rumahnya gara-gara di rumahnya ribut dengan kakak-kakaknya yang cuerewet(ortunya kerja pagi pulang malem terus!)
"Oh eh ah!'' kata fanny LATAH!!!
"Mikirin Alyssa?''
"Iyeh, emak latah,'' jawab Fanny singkat jelas padat simpel supel(teruuus wee...)
"Kan kamu yang lataaah! Kakak kamu bisa ditelpon ga?'' tanya sahabatnya. Udah deh, author nyerah. Nama sahabatnya Nina.
''Selalu, Nin! Tiap malam. Tapi dia selalu bungkam saat aku tanya dia dimana...''
"Yeh, telpon aja. Kita oprek dikit-dikit.''
"Err... Pokoknya dia pernah bilang dia ada di belahan dunia yang lain."
"Dunia Lain??'' tanya nina yang suka dengan cerita supernatural.
"Hush! Jangan biilang gitu, Nin!''
Mereka diam sejenak dulu. Lalu Nina beralih untuk mengelus anak kucing persia milik Fanny. Namanya Illy. Saudara kandungnya ada dua, Ima dan Issy. Fanny meraih induknya, Mademoiselle.
"Mereka lucu ya,'' kata Nina.
"Iya, semuanya milik Alyssa,'' kata Fanny.
"Iya nih, kamu bicaranya melantur kesitu terus!'' kata Nina yang tambah kelamaan karena saking kesal karena nunggu lama(bingung ya)
"Aku pengen ketemu Alyssa sekali dalam hari ini!'' kata Fanny dan menarik bulu-bulu Mademoiselle.
DOOM DAAM TRRIING TRUUNG!
"Hai, Fanny!'' kata seseorang yang tembus pandang.
"Wooow... Supernatural yang luar biasa!'' kata Nina.
"Alyssa! Kenapa kamu tembus pandang begini?''
"Lah, katanya mau ketemu aku, aku kirimkan kembaranku dalam bentuk begini. Aku bukan Alyssa yang asli,'' jelas Alyssa Palsu Yang Tembus Pandang.
"Yang asli dimana?''
"Rahasia dong! Nih ada note buat kamu dari Alyssa! Byee!" kata si Alyssa Palsu Yang Tembus Pandang
TRUUNG TRRIING DAAM DOOM!
"Ntu siapa?'' tanya Nina. Fanny terpaku melihhat suratnya.
"Alyssa! Alyssa pernah bilang kalau dia keturunan penyihir Ilmu Hitam,'' kata Fanny.
"Buka suratnya!" seru Nina. Fanny membuka suratnya.
Fanny tersayang,
Aku sudah hidup bahagia di duniaku. Aku sudah ada yang punya. Aku mungkin saja kembali. Tapi, aku harus menyelesaikan Black Magical Examination yang sangat berbahaya. Aku akan datang dan kesana selama seminggu. Tapi setelah aku kembali, aku tak tahu apa yang akan terjadi. Bila ada penyihir yang ceroboh sedikit bisa gagal total dan hilang selamanya. Aku akan datang besok memakai Jasa Kereta Penyihir Hitam. Aku akan sampai di depan rumah pukul 9 pagi. Tunggu aku. Bila kamu akan menyambut aku, taruh Mademoiselle di karpet luar dan tarik bulunya.
Sweet Regards,
Alyssa
"Whoott?!" seru Fanny kaget. Nina membolak-balik kertas itu dan menemukan beberapa huruf Aztec Kuno.
"Hah?! Ini simbol kesengsaraan suku Aztec Kuno! Dia berarti ada di Amerika Latin!" seru Nina.
"MUngkin. Nenek Buyut keluargaku memang orang Aztec kuno." Fanny mengendus kertas itu.
"Ini wangi buah Durian. Sebelum Alyssa menghilang, dia pernah bilang untuk tidak mempercayai wangi buah Durian," kata Fanny merenung.
"Sebutin deh, larangan atau petunjuk Alyssa padamu sebelum ia menghilang!" pinta Nina.
[SIPP! VOLUME 1 SAMPE DISINI DULU! WAIT TILL THE NEXT VOLUME!!]
Labels: Arisha Aishima, Shout STORY~ : Type : Mystery